Emery Senang dengan Kontribusi Mesut Ozil

Pelatih Arsenal, Unai Emery, mengakui senang bersama kontribusi Mesut Ozil di dalam banyak pertandingan terbaru. Pada matanya, bintang 29 musim ini berlaga amat bagus.

Di pertama kompetisi musim itu, Emery tidak kelewat mempercayai Ozil berlaga pada tim utamanya. Tapi, perlahan-lahan dia mulai luluh serta sering menurunkan bintang dari Jerman itu pada banyak laga paling akhir.

Terbaru, Mesut Ozil menjadi man of the match kala Arsenal menghajar Newcastle United 2-0. Emery juga senang sebab Ozil telah berlaga cocok bersama apakah yang dia inginkan sejauh itu.

“Mesut Ozil kerja bersama amat bagus, ia berlaga bersama bagus serta ia menolong rombongan saya. Aku amat bahagia dengannya, ” tutur Emery pada Soccerway.

Emery jua puas sebab atmosfer yang tengah berlangsung pada ruang berganti Arsenal sangatlah bagus. Melalui 8 laga terbaru pada Liga Inggris, kesebelasan yang dijuluki The Gunners ini cuma anyar mengalami sekali hasil negatif.

“Setiap bintang menolong rombongan saya bersama kemampuan serta bersama sikap yang bagus. Itu merupakan gairah yang aku dambakan melalui keduanya, serta Ozil jua, ” Emery melanjutkan.

Mesut Ozil sendiri telah memperkuat Arsenal di dalam 19 laga Liga Inggris kompetisi musim itu. Dia jua menyumbang 4 goal serta 2 umpan.

Tradis! PSG Dikecam Fans Sendiri

Hasil negatif Paris Saint-Germain dari Manchester United berbuntut lama. Akhir-akhir ini, pemain Thoma Tuchel dikritik oleh sekelompok orang yang menamai diri selaku Ultras PSG.

Ultras PSG mendesak pemain-pemain yang tak sepenuh hati memperkuat kesebelasan pergi dari tim. Di dalam surat terbuka yang disebar via media sosial, mereka menyatakan Les Parisiens bukanlah ladang duit.

Beberapa kampanye musim akhir-akhir ini, PSG memang tersohor royal dalam urusan menandatangani bintang. Rekor bintang paling mahal dunia sekarang saja mereka yang pegang, atas nama Neymar da Silva Santos Junior.

“Para pesepakbola tentu berhutang besar pada suporter, dan staf-staf lainnya yang telah berlatih buat tim. Mereka harus bertanggung jawab atas kondisi yang ada serta jangan coba-coba pergi sebelum kondisi pulih. Team saya bukanlah suporter karbitan yang cuma terdapat saat kesebelasan memenangkan, ” tulis surat terbuka itu.

“Kami tidak perlu para mata duitan yang cuma mau memburu kekayaan di sini. Sedangkan mereka lupa akan kewajiban kepada tim. Kami bangga kepada tim ini, namun tidak dengan anak asuhnya, ” bunyi lanjutan surat itu.

Pencapaian yang diraih Paris Saint-Germain memang bisa dikatakan mencengangkan. Sebab, mereka memiliki bekal hasil positif 2-0 di permainan pertama di Old Trafford. Tapi, yang terjadi malah mereka terpaut 2 skor terlebih dahulu, sampai penalty Marcus Rashford di penghujung pertandingan menjadi peletak dasar petaka.

MU Kalahkan Crystal Palace, Solskjaer: Ini Kemenangan yang Luar Biasa!

Manajer sementara Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengaku girang usai Setan Merahmenghajar Crystal Palace. Baginya, hasil positif yang didapat saat berlaga tandang merupakan hal yang patut disyukuri. Lebih lagi, kemenangan itu didapat usai United dihantam bersama badai cedera.

“Ini merupakan kemenangan tandang yang spektakuler. Kami mengendalikan pertandingan dengan amat bagus. Kami menurunkan Fred serta Scott McTominay belum beberapa bermain. Rombongan saya juga memberi debut guna pemain lainnya, James Garner, ” kata Solskjaer kepada BBC.

Badai cedera yang datang menuju tubuh The Red Devils, membikin Solksjaer mesti memutar otak dalam-dalam. 2 pemain yang jarang diturunkan dan 1 pemain debut di pertandingan ini, untuk Solksjaer merupakan bukti kekuatan skuat United.

“Kami adalah Manchester United, kami punya skuat serta pemain yang berkualitas. Rombongan saya akan senantiasa membawa bintang untuk melaju. Setiap kesebelasan pasti bermasalah cedera, ” ujar Solskjaer.

Romelu Lukaku yang menyarangkan brace tidak luput melalui pandangan pelatih United itu. Solskjaer memuji yang tinggi untuk bintang berkebangsaan Belgia tersebut.

“Lukaku mencetak 2 skor yang baik. Ia jua membantu kesebelasan untuk saling menyambung. Dia bekerja keras pada latihan. Ia harus berlaga melebar serta memiliki beberapa tugas tinggal jadi aku senang ia bermain bagus, ” tutur Solksjaer.

Dihantam Cedera, Martial dan Lingard Berpotensi Absen Hingga Tiga Pekan

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengonfirmasi 2 bintang krusialnya, wajib menjalani perawatan lantaran cedera. Ya, Anthony Martial serta Jesse Lingard terancam harus tidak ikut serta sampai 3 minggu karena masalah itu.

Anthony Martial dan Jesse Lingard dihantam cedera pada laga kontra Paris Saint-Germain (PSG) pada leg perdana fase 16 besar Liga Champions. Pertandingan yang berjalan di Old Trafford, Rabu (13/2) dini hari WIB, Manchester United menelan kekalahan dengan skor 0-2.

Ole Gunnar Solskjaer percaya kedua bintang ini tidak lagi dapat berlaga di sisa bulan ini. Artinya, Martial serta Lingard bakal melalui pertandingan Piala FA kontra Chelsea pada Stamford Bridge, Senin (18/2/2019), serta kala pertandingan melawan Liverpool pada Liga Inggris akhir pekan depan.

Selain itu, wonderkid, Mason Greenwood juga tak memungkinkan buat dapat jadi pemain suksesor. Dia juga sedang dihantam cedera.

“Saya kira keduanya bakal tidak ikut serta dengan durasi 2 hingga 3 minggu, ” tutur Solskjaer dilansir dari situs resmi Manchester United.

“Kemudian, Anda mencari wonderkid. Mason Greenwood, saat yang tepat untuknya buat unjuk gigi. Tapi, soal cedera juga menjadikannya harus tidak ikut serta sepanjang 2 minggu, ” jelasnya.

“Terkadang kondisi seperti ini hadir bersamaan. Tapi, Mason bakal mendapat peluangnya, ” tutur Solskjaer.

Di samping tidak ikut serta pada laga kontra Chelsea serta Liverpool, Martial dan Lingard mungkin jua tak berlaga pada 2 pertandingan lain. Melawan Crystal Palace di 27 Februari serta Southampton di awal Maret.

Namun begitu, keduanya tengah memiliki kesempatan besar buat bisa sembuh serta balik lagi berlaga sebelum pertandingan penentuan kontra PSG di Liga Champions.

Gaya Mourinho Tidak Pas dengan Manchester United

Bekas pemain berposisi gelandang AC Milan, Clarence Seedorf, menganggap gaya Jose Mourinho tidak pas dengan Manchester United.

“Mourinho tentu punya rekam jejak yang mengesankan. Terserah tim dan dirinya buat memahami apakah manajemennya masih berpengaruh dan ia dapat membalikkan situasi,” tutur Seedorf pada Soccerway.

“Dia betul-betul punya kapasitas. Aku tak merasa kita mesti membahas kemampuan Mourinho, namun kadang-kadang hal-hal tak berjalan serta ini dapat jadi keputusan utama buat berhenti bekerja dengan 1 sama lainnya,” Seedorf melanjutkan.

Mourinho gabung Setan Merah di tahun 2016. Pada kampanye musim perdananya, dia berhasil memberikan Setan Merah 3 piala yaitu Community Shield, Piala Liga serta Liga Europa.

Namun begitu, pada kampanye musim ke 2, United mengalami penurunan drastis. Setan Merah memang jadi runner up Liga Premier Inggris, tapi mereka tidak memenangkan trofi apa pun.

Sekarang, pada kampanye musim ke 3 Mourinho, United tidak memperlihatkan peningkatan. Setan Merah telah tereliminasi dari Piala Liga serta sekarang terpuruk pada peringkat 8 klasemen sementara Liga Premier Inggris. Paul Pogba cs pun terpaut 12 angka dari Manchester City yang duduk di puncak klasemen.

Manchester United sendiri bakal balik lagi berlaga penghujung pekan ini menghadapi Crystal Palace. Duel itu bakal bergulir di Old Trafford.