MU Vs Juventus: Paul Pogba Masih Disayang Mantan

Superstar Manchester United, Paul Pogba, jadi sorotan utama di samping superstar Juventus, Cristiano Ronaldo, menjelang pertandingan ke 2 tim di babak grup Liga Champions, Selasa (23/10).

Paul Pogba pernah memperkuat Juventus sepanjang 4 kampanye sebelum mengambil keputusan balik lagi menuju Manchester United di 2016. Kapten Juventus, Giorgio Chiellini, mengatakan jika Pogba tetap sangat dihormati pada tim lawasnya.

“Saya minta maaf sebab semua hal yang rombongan saya ucapkan mengenai Pogba seharusnya disaring melewati sudut pandang musim transfer, ” tutur Chiellini menurut BolaSport. com melalui Sky Sport Italia.

“Kami tetap begitu mencintai serta menghargai Paul Pogba sebab menyaksikannya meningkat langsung sebelum pada akhirnya memutuskan angkat kaki, ” tutur Chiellini.

Menurut Chiellini, perasaan sayangnya kepada Pogba mirip timbal-balik ke 2 yang sudah ada di dalam setim. Sekarang Juventus bakal lebih dulu bertamu menuju kandang tim Pogba sekarang, Manchester United.

2 pekan kemudian, baru giliran Pogba yang bakal kembali menuju Juventus. Baik Juventus mau pun Manchester United masuk ke menuju di dalam Grup H Liga Champions kampanye musim itu. Manchester United bakal kehadiran Juventus di matchday ke 3 Liga Champions kampanye musim 2018-2019, Selasa (23/10) masa setempat ataupun Rabu malam pukul 02. 00 WIB.

Orang Tua Desak Egy Maulana Vikri Jangan Sombong

Bintang tim nasional U-19 Indonesia, Egy Maulana Vikri, mendapat pesan dari ke 2 orang tuanya.

Egy Maulana Vikri diminta jangan sombong walau sekarang jadi bintang vital di tim nasional U-19 Indonesia serta telah tenar di seluruh penjuru Tanah Air.

Pesepakbola berumur 18 tahun ini sesungguhnya satu-satunya pemain dari Indonesia yang berkarier di Eropa dengan memperkuat Lechia Gdansk.

Egy Maulana Vikri dikontrak selama 3 musim dengan tim besar pada Polandia itu.

Bintang dari Medan, Sumatera Utara, ini pada akhirnya dilepaskan oleh Lechia Gdansk menuju tim nasional U-19 Indonesia yang sekarang tengah menembus Piala Asia U-19 2018.

Di dalam laga perdana, Egy Maulana Vikri bisa memenangkan 1 goal serta menghantarkan tim nasional U-19 Indonesia unggul 3-1 vs tim nasional U-19 Taiwan di fase penyisihan Grup A Piala Asia U-19 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/10/2018).

Hasil positif ini amat bernilai untuk bekas pesepakbola Persab Brebes itu.

Sebab, ke 2 orang tua Egy Maulana Vikri hadir ke SUGBK guna menyaksikan usaha anak ke 2 dari 3 bersaudara ini.

“Orang tua saya nonton laga semalam, ” tutur Egy Maulana Vikri.

Menyandang status bintang yang sekarang tengah merasakan atmosfer sepakbola Eropa, ke 2 orang tua Egy Maulana Vikri mendesak padanya jangan besar kepala.

Malahan, seperti dilansir ke 2 orang tuanya, beban Egy Maulana Vikri kian tumbuh dengan pamor bintang luar negeri.

“Pesan dari mama jaga kesehatan jangan cedera, ” tutur Egy Maulana Vikri.

“Dari bapak jangan pernah merasa hebat sebab kamu dari luar negeri. Beberapa orang mengharapkan kamu, kamu jangan jemawa, namun tunjukin jika kamu pantas berlaga dari Eropa, ” tutur Egy Maulana Vikri menyelesaikan.

Usaha Egy Maulana Vikri dkk di Piala Asia U-19 2018 masih belum berakhir.

Tim bimbingan Indra Sjafri ini masih menyisahkan 2 laga berikutnya vs tim nasional U-19 Qatar (21 Oktober), serta tim nasional U-19 Uni Emirat Arab (24 Oktober), yang ke 2 pertandingan itu digelar di SUGBK.

Alami Serentetan Hasil Buruk, Barcelona Takkan Jadikan Kelelahan sebagai Alasan

Penampilan Barcelona pada La Liga Spanyol saat ini sedang menukik garang. Blaugrana sekarang telah tidak berhasil mendapat hasil positif di dalam empat laga liga dengan cara berturut-turut.

Semenjak unggul 2-1 melawan Real Sociedad di 15 September 2018, sampai sekarang Barcelona tetap tidak sukses mendapat hasil positif pada La Liga Spanyol.

Barcelona ditahan seri Girona, Athletic Bilbao, serta Valencia dan bertekuk lutut melalui Leganes dengan cara berturut-turut.

Untuk tim senilai Barcelona, situasi itu lumayan mengejutkan, walau bukanlah kali perdana berlangsung.

Semenjak 2009 ataupun kala tengah ada dibawah kendali juru tak-tik Pep Guardiola, ketidakmampuan Barcelona mendapat hasil positif di dalam empat laga La Liga Spanyol dengan cara berturut-turut itu merupakan kali ke 3.

Yang paling baru situasi itu berlangsung di penghujung kampanye musim 2015-2016 dengan juru tak-tik Luis Enrique usai ditahan seri Villarreal serta bertekuk lutut melalui Real Madrid, Real Sociedad, serta Valencia dengan cara berturut-turut.

Kemungkinan, satu dari sekian banyak faktor kemerosotan penampilan Barcelona sekarang merupakan penyebab hasil negatif usai menjalani tujuh laga di dalam 22 hari.

Tapi, tim senilai Barcelona tak diperkenankan membuat hasil negatif menjadi sebab melawan kemerosotan penampilan sekarang.

Itu ditegaskan begitu saja dengan pemain berposisi gelandang Ivan Rakitic usai Barcelona ditahan seri Valencia pada Stadion Mestalla, Pekan (7/10).

“Kami menyadari bersama kondisi rombongan saya sebab itu bukanlah hal anyar. Rombongan saya seharusnya dapat melawan jadwal yang sibuk, mencakup pergi menuju luar negara, ” tutur Ivan Rakitic menurut dilansir BolaSport. com melalui Marca.

“Performa rombongan saya tak negatif. Tapi, benar-benar memalukan rombongan saya tak bisa mendapatkan laga empat kali beruntun, ” katanya.

Sekarang La Liga Spanyol berhenti sementara sebab bintang-bintang perlu memperkuat timnas sendiri-sendiri di jeda internasional. Usai ini, Barcelona bakal balik lagi dikunjungi di kondisi sukar.

Back to back Barca bakal melawan Sevilla, yang sekarang menguasai klasemen La Liga Spanyol, Inter Milan pada Liga Champions, serta musuh abadi keduanya, Real Madrid.

MU vs Valencia – Kick Off Ditunda lima Menit, Mourinho Salahkan Polisi

Pelatih MU, Jose Mourinho, menyalahkan pihak kepolisian setempat karena keterlambatan yang diderita Setan Merahyang berakibat mengharuskan kick off pertandingan vs Valencia di Selasa (2/10/2018) ditunda lima menit dari jadwal yang semestinya.

Bermain di markas sendiri, Old Trafford, MU perlu ikhlas ditahan seri 0-0 vs Valencia.

Selama pertandingan, Paul Pogba dkk tidak berhasil memaksimalkan kesempatan mencetak gol.

Kick-off laga sempat ditunda sepanjang lima menit dari periode semula yakni pukul 20. 00 waktu setempat jadi 20. 05.

Sebabnya, sekitar kota Manchester sedang berlangsung kemacetan lalu lintas yang lumayan besar.

Untuk urusan itu, Mourinho tidak segan-segan menyalahkan kepolisian setempat sebab tidak bersedia mengawal bus skuat MU dari hotel.

Tim Mourinho mulai berangkat pukul 18. 00 waktu setempat melalui Lowry Hotel. Mereka datang di Old Trafford pukul 19. 15. Lantas, UEFA sepakat buat menunda kick-off sepanjang lima menit.

“Kami pergi dari hotel pukul 18. 00, berharap bakal tiba dalam waktu 30 menit. Namun kali itu polisi tidak siap menjalani pengawalan. Team saya endingnya mendapat macet serta perlu 75 menit dari Lowry Hotel, ” tutur Mourinho dilansir BolaSport. com melalui Manchester Evening News.

“Dan UEFA baik, petugas laga memperbolehkan team saya menunda kick-off lima menit sebab kami perlu setidak-tidaknya 1 setengah jam guna persiapan namun ini tak soal bersama orgaisasi tim, ” lanjutnya.

Pencapaian itu sekaligus melanjutkan rekor buruk Mourinho di dalam tiga pertandingan terbaru yang usai tanpa hasil positif.

Posisinya menjadi juru tak-tik terancam mengingat maraknya sorakan melalui fans MUpada penghujung pertandingan.

Tapi, Mou masih mengapresiasi upaya melalui anak asuhnya yang anggapannya main lumayan mengesankan.

“Saya puas dengan upaya, komitmen serta perkembangan (para pemain). Namun aku tidak senang bersama alhasil yang kurang maksimal, pun tak negatif, ” katanya.

Bala bantuan 1 angka menjadikan United ada pada tempat kedua klasemen sementara grup H bersama raihan empat poin.

Barcelona: Vidal Bergabung, Vidal Langsung Hengkang

Barcelona: Vidal Bergabung, Vidal Langsung Hengkang – Sebuah momen yang sedikit unik tercipta di Barca. Pada hari yang sama, mereka melepaskan dan mendatangkan pesepakbola yang bernama Vidal, walau pasti orangnya tak sama.

Sebelumnya Barca sempat mengkonfirmasikan perjanjian kontrak dengan Bayern Munchen mengenai kepergian Arturo Vidal. Kali ini, Barca menegaskan bila Aleix Vidal yang bakalan hengkang dari Camp Nou.

Walaupun datang dan hengkang pada hari yang mirip, Arturo Vidal tidaklah penerus Aleix Vidal lantaran posisi mereka memang tak sama. Selanjutnya, Arturo diresmikan lebih dahulu sebelum kemudian Aleix menyusul diresmikan hengkang.

Sebelumnya, Barcelona mampu mengkonfirmasikan sukses mereka mendatangkan Arturo Vidal, sang bintang yang beroperasi sebagai gelandang pekerja keras dari Bayern. Vidal langsung diikat dengan perjanjian kontrak dengan jangka waktu 3 kompetisi musim, bila dirinya lolos ujian medis.

“FC Barcelona dan FC Bayern Munchen sempat membuat perjanjian transfer perihal kepindahan Arturo Vidal. Perjanjian kontrak dicapai untuk 3 tahun menuju ke depan, dan bakalan dinobatkan sehabis sang pesepakbola dinyatakan lolos ujian medis yang bakalan dilaksanakan didalam 1-2 hari ke depan. Barca bakalan secepatnya melaporkan semua orang mengenai keberadaan sang pesepakbola dan plan seremoni perkenalannya,” begitu bunyi kata-kata Barca.

Barca enggak memberitahukan detail keuangan transfer pesepakbola pada Arturo Vidal kali ini. Tetapi berdasarkan laporan, bintang yang beroperasi sebagai gelandang berkewarganegaraan Chile tersebut ditandatangani dengan banderol jumlah sekadar 22 juta € saja.

Sekadar beberapa saat sehabis pengumuman keberadaan Arturo, Barca membikin pengumuman lagi. Kali ini mereka menegaskan bila deal berhasil dicapai dengan Sevilla untuk kepergian Aleix Vidal. Artinya, sang defender bagian kanan bakalan lagi-lagi menuju ke Sevilla.