Kalibiru

Tengok Keindahan Alam Yang Disimpan di Kalibiru

Posted on

Duduk menanti petang di ketinggian pohon pinus, menatap langit bersemburat biru, ungu, dan jingga dibalik gagahnya Pegunungan Menoreh, warnanya dipadu pada tenangnya air telaga dari kejauhan. Udara menyegarkan berhembus pelan, melarung segala beban sekejap. Hmm, terdengar semacam surga ya? Tempat itu masih ada di bumi kok, guys. Ya, itulah view dan sensasi yang bakal kamu rasakan di desa Kalibiru, Kulonprogo, Jogja. Setelah keluar dari keramaian Kota Jogja melintasi jalanan lengang, sekali-kali dihiasi rumah-rumah serta pekarangan penduduk desa yang asri, kamu bakal tiba di desa indah yang seketika membangkitkan kisah masa kecil yang bahagia.

Di tempat itu, kamu akan menemukan satu batang pohon pinus menjulang di tepi jurang, pada ketinggian batangnya sudah terpasang papan kayu komplit dengan tangga gantungnya. Inilah “Menara Pandang.” Dari ketinggian hal tersebut, kamu bisa menikmati indahnya view Pegunungan Menoreh, pada Waduk Sermo di kakinya. Hiruplah angin yang segar sembari melepaskan segala beban yang ada. Waktu tepat tuk datang ke Kalibiru lalu memanjat Menara Pandang ialah sore hari, untuk melihat senja melukis langit secara warna-warna menakjubkan. Namun datang di waktu pagi pun bakal mengasyikkan, sebab warna air Waduk Sermo bersemburat biru keunguan. Jangan ketinggalan siapkan kamera guys.

Selain keadaan eksotis, kamu pun bisa mendapatkan semburan adrenalin di Kalibiru. Tersedia wahana outbond semisal high rope, berikut flying fox yang dapat kamu coba. Pikirkan meluncur sembari menikmati keindahan pemandangan alam. Cool! Game outbond dimulai dengan panjat batu, lalu meniti jaring-jaring kemudian berjalan diatas seutas tambang. Lalu diteruskan dengan jalan diatas jembatan kayu, yang seluruhnya dilakukan di ketinggian. Permainan menegangkan ini akan diakhiri flying fox yang mendarat di suatu papan diatas pohon. Seru bener! Untuk yang tertarik bermain flying fox saja, bisa pilih antara 2 ketinggian, yakni 50 meter dan 85 meter. Satu kali meluncur biayanya murah, Rp10.000/dewasa dan Rp 5.000/anak. Bikin kamu mau lagi nyoba terus!

Di desa Kalibiru, terdapat jalur trekking yang dapat kamu telusuri. Buat kamu yang mempunyai banyak waktu (dan jiwa petualang), disediakan beberapa opsi jalur trekking pada rute dan panjang jalur yang dapat disesuaikan. Jarak dekat kira-kira 2 hingga 3 kilometer, dan jarak jauh 4 sampai 5 kilometer. Berita bagusnya, menelusuri jalur trekking itu gratis. Oh ya, sekilas fakta, Pegunungan Menoreh yang jadi “benteng” barat Jogja itu 200 tahun lalu merupakan lokasi Pangeran Diponegoro bersama pasukannya berjuang menghadapi Belanda, sebelum kemudian beliau diperdaya lalu dibuang ke Sulawesi sampai akhir hayat.

Kalibiru bisa ditempuh lewat 2 rute, rute Sermo dan Clereng. Dua-duanya sudah ditunjang jalanan aspal dan bisa dihilir kendaraan roda empat non bus, pun sepeda motor. Paling ideal ialah menggunakan kendaraan sendiri maupun mobil sewaan, dan prediksikan kendaraan dalam kondisi prima, khususnya rem. Pasalnya, kamu bakal menemui banyak tanjakan curam serta tikungan tajam.

Rute Sermo

Rute ini jadi favorit, karena selain mendatangi Kalibiru, mereka pun bisa lihat keindahan Waduk Sermo serta alam sekitarnya. Dari arah Jogja, kamu dapat menempuh jalur via Sentolo > Pengasih > Alun Wates > RSUD Wates > Beji > Sermo > Kalibiru. Dari Kota Jogja ketika melewati jembatan Bantar (berupa 3 jembatan panjang berjejer), 3 kilometer di depan kamu bakal menemukan Stasiun Sentolo. Ikuti petunjuk jalan ke kanan, ke Pengasih > Wates.

Rute Clereng

Untuk kamu yang kejar waktu, bisa tempuh rute Clereng pergi ke Kalibiru. Medannya pun tidak seberat bila lewat Waduk Sermo. Dari Kota Jogja, kamu musti mengambil jalur sama, yaitu Sentolo > Pengasih, hanya di perempatan ambil kanan, ke Clereng > Kalibiru. Jangan sampai kelewatan. Ketika tiba di pasar (kecil) Clereng, 300meter dari sana bakal ada patokan jembatan yang ada tepat di belokan. Kira-kira 20 meter seusai melewati jembatan, ada papan petunjuk jalanan kecil yang memperlihatkan belok ke kiri ke Kalibiru.

One thought on “Tengok Keindahan Alam Yang Disimpan di Kalibiru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *